5 Alasan Membuka Kelas Blogging NTT



Kalian kenal Anazkia? Silahkan baca tautan pada nama beliau untuk tahu, apabila belum tahu. Hihihi.

Namanya Anazkia, saya memanggilnya Kanaz, biar singkat. Kanaz mengajak saya untuk membuka Kelas Blogging NTT. Saya diselimuti dua perasaan sekaligus *duh, bahasanya* yaitu pesimis dan optimis. Pesimis karena mengingat jaman sekarang orang-orang lebih suka ber-media sosial (Facebook dan Twitter, misalnya). Dulu media sosial ini disebut micro-blogging. Optimis karena ternyata masih ada teman-teman di NTT yang mau belajar nge-blog.

Baca Juga:

Kelas Blogging NTT dibuka melalui sebuah grup WhatsApp (WA). Nama awalnya Kelas Blogging Kupang, tetapi karena yang berminat tidak hanya dari Kupang saja, maka kami ganti menjadi Kelas Blogging NTT. Selama sekitar dua minggu Kelas Blogging NTT kosong karena belum menambahkan teman-teman yang berminat. Satu per satu peserta ditambahkan dan kami membatasi tidak sampai sepuluh peserta dengan alasan agar lebih fokus.

Untuk membantu Kanaz membuat tutorial-nya, saya membikin blog baru bernama Kelas Blogging NTT. Di sini kami saling bersinergi.

Senin, 20 Agustus 2018, akhirnya Kelas Blogging NTT memulai kelas perdana dengan Kanaz sebagai mentornya. Pesertanya antara lain:

Rian Seong dari Kupang - NTT
Ocha Leton dari Larantuka - NTT
Thika Pharmantara dari Ende - NTT
Daniel Wolo dari Ende - NTT
Sony dari Ende - NTT
Iwan Aditya dari Labuan Bajo - NTT
Noviea Azizah dari Mbay - NTT

Malam itu telah dibuat blog baru, dan blog lama milik peserta - blog yang tidak pernah diperbarui. Kami harap, lewat Kelas Blogging NTT ini, blog-blog lama itu dapat diperbarui oleh para peserta kelas.

Cekidot empat blog di bawah ini:

http://rianseong14.blogspot.com
http://ocepprewell.blogspot.com
http://tikapharmantara.blogspot.com
http://yangkosongadako.blogspot.com

Rian, Ocha, Thika, dan Pak Deni Wolo.

Beberapa yang belum sampai pada tahap dashboard, menjadi PR mereka. Senin depan kelas akan kembali dibuka dengan pelajaran lanjutan. Tetapi setiap peserta diharuskan sudah mempunyai tiga pos baru. Saya pikir ini bakal jadi motivasi untuk terus menulis. Karena menulis adalah cara kita mewartakan dan mengabadikan sejarah kehidupan.

Jadi, apa alasan sampai saya menyetujui niat baik Kanaz membuka Kelas Blogging NTT?

1. Nge-blog Melatih dan Mengasah Kemampuan Menulis

Nge-blog tidak selamanya berisi konten tulisan. Akan tetapi, tulisan merupakan muatan dasar sebuah blog, sedangkan foto dan video merupakan elemen penunjang. Banyak teman-teman yang mengaku susah menulis. Kenapa tidak mencoba nge-blog saja? Percayalah, apabila menulis rutin setiap hari, kalian akan tahu perkembangan pola/ritme/gaya tulisan kalian dari bulan ke bulan. Dan pada bulan ke-duabelas, kalian akan menertawai tulisan pertama yang dipos di blog! Saya sudah mengalaminya sejak tahun 2002 mengenal blog. Lantas, apakah tulisan saya sekarang (di blog) lebih baik dari yang dulu? Lebih baik sedikit ... tapi gaya menulisnya berubah dan itu butuh proses. Mi gelas saja butuh proses diseduh dengan air panas terlebih dahulu, apalagi tulisan!

Kenapa nge-blog saya sebut melatih kemampuan menulis? Ada perbedaan antara blog dan buku harian. Siapa yang membaca buku harian kita? Segelintir orang dan/atau hanya si empu buku harian. Tapi blog, tak terbatas orang yang dapat membaca blog (apalagi jika tidak diatur privat/ijin). Ada tantangan dan rasa malu apabila tulisan kita jauh dari kata menarik karena dibaca oleh banyak orang. Bagaimana untuk menjadi menarik? Rajin menulis! Dengan rajin menulis, kita melatih kemampuan diri sendiri untuk menulis dan mulai memperbaiki tulisan dari hari ke hari. Percayalah, tahapan-tahapan ini sudah saya lewati sejak tahun 2002.

Dengan bersama Kanaz membuka Kelas Blogging NTT, saya berharap semakin banyak orang menulis - apapun - yang berfaedah untuk para pembacanya. Insha Allah. Mari kita dokumentasikan kehidupan menjadi sejarah untuk dibaca anak-cucu ... kelak.

2. Nge-blog Untuk Promosi Pariwisata NTT

Why not?

Kita tidak dapat pungkiri peran blogger dalam urusan promosi pariwisata, terkhusus travel blogger. Mereka pergi, mereka nikmati, mereka dokumentasikan, mereka publikasikan, mereka berjasa. Kira-kira seperti itulah pendapat saya tentang para travel blogger. Mereka tidak berharap diakui atau diberi balas jasa oleh Instansi Pariwisata setempat. Tidak. Mereka punya sesuatu yang lebih dari penghargaan, yaitu kepuasan karena telah berbagi cerita dan pengalaman. Kebahagian terrrrrhakiki!

Di NTT banyak anak muda tukang jalan / traveler kece yang mengeksplor tempat wisata baik di NTT maupun di luar NTT. Hasil perjalanan itu mereka tulis dan publikasikan di blog dengan kata kunci pendukung. Perhitungan saya adalah sebagai berikut:

1 pos tentang Semana Santa di Larantuka.
100 pembaca pos tersebut.
30 pembaca tanpa komentar.
30 pembaca berkomentar.
40 pembaca berencana untuk pergi ke Larantuka, mengikuti Semana Santa menjelang Paskah sebagai wisata religi tersohor di NTT.

40 pembaca akan bertambah apabila 1 pembaca dari 40 itu mengajak kelompok tertentu untuk sekalian ziarah.

Saya yakin, peserta Kelas Blogging NTT punya potensi yang sangat besar untuk hal yang satu itu.

3. Nge-blog Lebih Berfaedah Ketimbang Merusuh di FB

Saya hanya contohkan Facebook yang kadang penuh dengan komentar saling menghina. Menurut saya pribadi, merusuh itu penting untuk memberi efek kejut jantung pada pihak lain. Tetapi kenapa hanya berkomentar apabila bisa menulis ulasan opini yang cukup jelas dan lengkap di blog? Saya rasa jauh lebih bermartabat apabila saling membalas dengan opini masing-masing yang dipos di blog ketimbang di komentar Facebook, manapula itu pos Facebook orang lain, bukan pos Facebook kita sendiri. Haha.

4. Blog adalah Portofolio Online

Kalian sering mendengar blogger kemudian menjadi buzzer yang bayarannya menggiurkan? Pasti sering kan. Ingin juga seperti itu? Nge-blog dan bikin konten bagus dan menarik! Apabila gaya menulis kalian bagus, banyak pengunjung di blog kalian, jangan kaget jika tiba-tiba ada yang menghubungi meminta kalian mengulas suatu produk atau suatu event. Hal yang sama juga terjadi di ranah Twitter. Jika pengikutnya di atas 3.000 apalagi sampai berjuta-juta, siap-siap saja meraup keuntungan hehe. Konten blog kalian lah yang menjadi portofolio online kalian. Kalian dinilai dari tulisan. That's it.

5. Nge-blog for Money

Why not!?

Hehe.

Untuk yang satu ini, peserta Kelas Blogging NTT harus sudah sampai di kelas-sekian. Kelas 1 (satu) mah belum dibahas tentang afiliasi dan adsense serta sejenisnya. Saya ingin berbagi pengalaman dengan peserta Kelas Blogging NTT bahwa untuk meraup keuntungan dari nge-blog itu pintunya masih terbuka lebar. Yang penting adalah konten oke, pengunjung oke, duit mengalir. Jika saya bisa merasakannya, suatu saat nanti mereka juga harus merasakannya. Insha Allah.

Tidak ada ruginya nge-blog. Banyak manfaat yang bisa didapatkan. Mulai dari sekarang.

Saya harap Senin depan Kelas Blogging NTT sudah dipenuhi dengan tautan pos blog masing-masing peserta. Senin lalu saya sudah membaca pos blog si Rian tentang Joni yang heroik serta filem India dari blog si Ocha. Saya percaya, Kanaz juga, akan lebih banyak lagi tulisan dari para peserta yang meramaikan ranah blog.

Semoga niat baik ini terus maju dan berkembang. Amin.


Cheers.

26 Komentar

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

  1. Balasan
    1. Hahahahah terimakasih Om Bisot. Maaf sebelumnya lupa meng-add di grup, padahal kita bisa banyak belajar dari Om :D Bravoooo ;)

      Hapus
  2. Inspiratif 👍
    Ayook gencarkan pariwisata NTT melalui blog, kak ...

    Seandainya aku kesampaian ke NTT, pasti akan kubuat artikel beberapa seri mengulas keindahannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap! Itu memang sudah tugas kita ya hahahah.
      Insha Allah akan kesampaian Himawan ke NTT dan dapat turut menulis tentang keindahan alam dan aneka wisatanya di sini.

      Hapus
  3. semua alasannya mantap mbak! *tepuktangan
    aku baru mulai belajar juga merasakan semua alasan itu, makanya sekarang jadi rajin buka2 blog, update dan blogwalking.
    bisa nambah temen dan jaringan silahturahmi juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. *tepuk tangan juga* horeeee hehehe.
      Iya, sama ... saya dulu kan ngeblog just apa laaah tidak penting sama sekali ... yang penting malah jarang di pos. Btw, sempat lama hiatus, ganti blog dari yang 'tuteh' ke 'tuteh-pharmantara', dll-nya. Sekarang saja saya baru rajin menulis blog lagi hehehe. Kalau dulu sehari bisa 3 pos, sekarang cukuplah 1 :D

      Hapus
    2. hihi rajin sekali mbak, sehari 3 post. aku sebulan paling 2 atau 2 post.
      pemalas kali ini aku >.<

      jgn putus semangat menulisnya ya mbak :)

      Hapus
    3. Ayo semangat Kakak Liana :*
      Tergantung waktu juga kadang-kadang ya. Kadang sudah semangat banget pengen nulis tapi waktunya belum ada ... menulis kan juga butuh berpikir dan waktu yang cukup ehehehe.

      Hapus
  4. Ine sunggu ini paleng hebat, diberkati selalu pengabdian dan semangat yang luar biasa ini. Jujur saya jadi malu mengemban nama/Marga Karakabu di belakang nama Martin sebab nama tersebut di Plosok kota Maumere. Namanya Detunglikong di Kecamatan Nita, kata bapa si kwkwk cukup punya nama heheh (sejarah orang tua) saya tra tau euu.

    Tapi satu yang pasti saya sangat mendukung dengan sepenuh hati kerja seperti ini. Jujur saya agak iri tak bisa berkontribusi buat si nusa bunga. Kudoakan sobat semua yang mengabdi pada tanah leluhur semoga berkat selalu berlimpah.

    Ine izin shere ke berbagai penjuru sosmed saya. Frans saya kwkwk cukup banyak juga dari NTT jadi biar jadi berkat juga bagi "gandong" yang lain. #izinseher

    Sekaligus saya kasih biar selusin anak-anak NTT di SMTK Bethel juga baca biar tahu kalau blog itu ada sisi lain yang layak digandrungi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Pak Martin. Kontribusi bisa dengan doa dan harapan dari jauh juga kan Pak? Hehehe. Saya selalu bilang: melakukan sesuatu yang positif dan bermanfaat meskipun lewat langkah kecil. Saking sering omong ini kalimat, sampai hafal :D

      Silahkan di-share Pak guru...:)

      Hapus
  5. Poin no 3 dan 5 nya bikin ngiler beb.. xixixi.. mau juga dong jadi siswanya .. kadang sering bingung sendiri gak ada temen buat tanya tanya lagi, :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga masih banyak belajar sih hahahaha ... cuma ya sedikit tahu bisa berbagi dengan yang belum tahu. Bukan begitu? :D

      Hapus
    2. Eh... Ketemu mbak Risna disini. Hehe. 😁

      Hapus
  6. Hallo Sobat Tuteh, muridnya dengan alamat blog http://ocepprewel.blogspot.com

    Blog tersebut tidak bisa dibuka... sepertinya ada hal teknis yang terlewatkan dalam pembuatan blog. Yang lain bisa dibuka.

    Demikian laporannya. salam

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo kaka Vila, bukan ocepprewel tapi oceprewell (dua L) hehehe. terima kasih yaaaa sudah berkunjung... terima kasih sekali!

      Hapus
  7. Setuju, keren banget ini..he
    Dan saya selalu merasa lega setelah menuliskan untaian kata yang saya rangkai di blog. Ntap..

    Btw, salam kenal ya, Teh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hueheheeh hai hai Andi. Salam kenal dan semoga bermanfaat. Terus menulis! Terus ngeblog! *toss*

      Hapus
  8. Kapan kelas blogging NTT mulai lagi ine?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang sudah mulai Angkatan I ... masuk kels ke-3, nanti kalau Angkatan I sudah selesai (diperkirakan 10 kali pertemua) akan dibuka Angkatan II. Atau kalau Pak Martin mau, bisa hub saya via WA di 085239014948 nanti saya add untuk sementara. Jika berkenan hehehehe.

      Hapus
  9. Wah mbak keren sekali, semoga niat baiknya tercapai blogger NTT makin eksis.
    tapi bener banget mbak ternyata menulis blog itu proses, saya saja malu lihat tulisan jaman dulu hahaha

    BalasHapus
  10. Oooo... mbak Anazkia ganti domain ke .ID toh
    Tak sangka udh gak ngeblog. Soalnya terakhir buka anazkia.com udh expired domainnya.

    Dan lagi ada program kelas blogging jg ternyata yaa...

    Kerennn ...

    Sukses ya kakak kelasnya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih, tapi kenapa saya tidak bisa yaaa membuka situs Serabutan. Btw iya ini kelas Blogging mentornya beramai-ramai. Terima kasih :)

      Hapus
Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak